Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

Kan Ku Panjat Tebing Itu!

Shinta's properties
Nayla beraksi
Hari itu adalah hari Sabtu.  Kebetulan Sabtu pagi itu kami semua tidak ada kegiatan belajar dan mengajar.  Akhirnya kami memutuskan untuk mencoba kegiatan rock climbing di Plaza Festival,  Jakarta. 

Sudah lama aku tidak mengunjungi daerah itu.  Terakhir ke sana saat aku masih mengerjakan skripsi,  mencari bahan landasan teori di perpustakaan Soemantri. Itu sekitar 20-23 tahun yang lalu! 😱 😆

Sudah banyak perubahan yang terjadi di sekitar Kuningan, jalan H.R Rasuna Said.  Dengan mengendarai motor, kami celingak-celinguk mencari gedung Plaza Festival.  Tak lama, kami pun menemukannya.  Segera saja memutar balik arah motor menuju pintu masuknya lalu parkir.

Terus terang,  suasana di belakang Plaza Festival tidak banyak berubah.  Beda sekali dengan tampak depannya.  😁  Kami pun langsung menemui salah seorang kenalan yang mengenalkan dengan kegiatan panjat tebing ini.

Kami tiba di sana pk. 07.00.  Masih pagi.  Belum ada penonton.  Hanya orang yang bertanggung jawab dengan arena panjat tebing itu yang ada, kami pun saling berkenalan. 

Setelah diberi penjelasan sedikit mengenai panjat tebing,  tekniknya,  alat-alatnya, suamiku dan si ragil, Nayla, mempersiapkan diri dengan melakukan pemanasan sejenak dan memakai sepatu khusus serta tali pengamannya.

Suamiku mencoba pertama.  Perlu kesabaran, keberanian,  dan kegigihan untuk menuntaskan 1 kali panjat hingga ke atas. 😀
Suamiku pun akhirnya sampai di paling atas.  Kemudian instruktur mengarahkan suamiku untuk melepaskan pegangannya agar ia dapat menurunkannya.

Shinta's properties
Nayla & Ayah

Shinta's properties

Shinta's properties



Melihat hal ini, Nayla sangat antusias. Namun ternyata kenyataan tak semudah yang terlihat 😂
Si Ragil hanya berhasil memanjat sepertiga perjalanan.  Ketika ditanya apa yang dirasa ya, ia hanya menjawab tinggi sekali,  jauh sekali atasnya.  😅

Shinta's properties
Nayla turun tebing




Yah,  yang penting kamu sudah berani mencobanya ya anak gadisku sayang.  😘
Memang ternyata memanjat tebing tidak semudah kelihatannya.  Banyak hal-hal yang akan dirasakan saat kita melihat ke atas,  memutuskan batu yang mana yang akan jadi pijakan, kemudian melihat ke bawah untuk melaksanakan keputusan tersebut,  lalu tetap semangat dan konsisten pada tujuan,  itu benar-benar aktivitas luar biasa. 

Dalam satu kegiatan,  namun melibatkan banyak hal.  Oleh sebab itu, dengan berlatih panjat tebing kita akan mendapatkan banyak manfaat. Di antaranya yaitu :
1. Melatih kerja otak,  seperti konsentrasi serta memikirkan strategi untuk mencapai tujuan.
2. Melatih emosi.  Dibutuhkan kesabaran dalam mempertimbangkan kenyataan yang ada sehingga akhirnya dapat mengambil keputusan. 
3. Melatih kebugaran tubuh.  Tentu saja kegiatan ini membutuhkan tenaga otot kaki,  lengan,  badan.  Bila kita mengetahui teknisnya,  mencapai ke atas tidaklah terlalu lelah. 
4. Melatih kepekaan kita akan keadaan eksternal dan internal.  Kita akan mengerahkan seluruh indera kita agar selamat tiba di tujuan dan kembali ke bawah.  😁

Alhamdulilah kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami semua,  terutama Nayla. Ingin sekali kembali ke sini melakukan panjat tebing bersama.. 😍

Apakah anda pernah melakukan panjat tebing? 😃


Shinta's properties
Nayla dan para bodyguard 😂




Sumber:
http://www.alodokter.com/ingin-tantangan-dan-tubuh-sehat-coba-panjat-tebing

https://www.google.co.id/amp/s/manfaat.co.id/manfaat-panjat-tebing/amp#ampshare=https://manfaat.co.id/manfaat-panjat-tebing

Day21
#TantanganODOP
#Onedayonepost
#ODOPbatch5

Komentar

  1. Seru sekali bunda untuk kegiatannya. Kaka nayla gadis yang pemberani. Semoga lain kali bisa sampai ke atas tebingnya ya. Semangat mencoba lagi..😍😍

    BalasHapus
  2. Waaahh seru banget ya manjat-manjatnyaa.. Banyak manfaatnya juga lagii

    BalasHapus
  3. Jadi pengen manjat mba, keren tulisannya

    BalasHapus
  4. Aaaa~~~ ><
    Jadi ini pengen~ ><
    Bundanya pasti yang jadi tukang foto.. Kkk~ ^^

    BalasHapus
  5. Nggak pernah Bunda T_T
    Kayaknya seru banget ya, jadi kepengen.
    Terimakasih udah di-share Bunda, keren ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali.
      Yuk, ajak teman2 mb nia jg cobain 😉

      Hapus
  6. Waaa.... Seru bangeeeet... Pengeenn...

    BalasHapus
  7. Saya takut ketinggian. Tapi jadi penasaran pengin nyobain. hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus nih mb untuk melatih keberanian.
      Nanti dilatihnya pelan2, ada tenaga profesional yang jagain dan pakai pengaman juga 🙂

      Hapus
  8. Ih seru banget mbaa jadi pingin nyobaa😆

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

5 Langkah Membentuk Personal Branding

  sumber foto: https://unsplash.com/s/photos/personal-branding Personal branding atau bisa disebut juga dengan “merek” diri. Maksudnya adalah kita ingin dikenal seperti apa. Orang lain mengenali kita sebagai sosok yang bagaimana. Apakah kita ingin dikenal sebagai seorang artis atau seorang yang senang jalan-jalan, seanng membaca buku, pembelajar, pendidik, pedagang, dan lain sebagainya? Semua itu dibentuk dari personal branding yang kita buat. Adapun manfaat yang kita dapatkan dari membuat personal branding adalah, ini merupakan salah satu cara memasarkan diri, terutama jika kita memiliki usaha berupa jasa sebagai sumber penghasilan. Seperti tadi yang telah saya sebutkan di awal. Jika kita berprofesi sebagai seorang artis atau ahli Kesehatan dan kita ingin dikenal sesuai dengan profesi tersebut, maka sebaiknya dalam keseharian kita, dalam kita berpendapat, ataupun nilai yang kita ambil, benar-benar menggambarkan profesi yang kita pilih. Bagaimana kita membentuk personal branding? s...

Ulasan Buku Novel "Tentang Kamu - Tere Liye"

  Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu. Itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan. Cintalah yang akan menemukan.  (Blurp Tentang Kamu – Tere Liye)   Buku ini membuat saya terpikat untuk membacanya dikarenakan mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang. Saya ingin mengetahui cara-cara setiap orang mengatasi segala tantangan yang dihadapinya. Pengalaman yang menyenangkan ataupun menyedihkan menjadi pelajaran menarik tersendiri.   Dikisahkan Zaman, seorang warga Indonesia berprofesi sebagai pengacara probate atau pengacara waris yang bekerja di London, Inggris.  Ia mendapat tugas untuk mengurus harta peninggalan seorang warga negara Inggris yang ternyata berkebangsaan Indonesia. Sri Ningsih namanya. Di sinilah petualangan dimulai. Pengalaman mencari tahu sosok Sri Ningsih, ujian-ujian yang dihadapi klien selama hidupnya, serta tokoh-tokoh yang berkaitan dengan Sri Ningsih sejak ia lahir hingga meninggal benar-be...