Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

Resensi Buku

Judul Buku : Kisah-Kisah Aku & Ayah
Karya : Dewi Mulyani
Ilustrasi : Dida
Penerbit : Salam Kids
Cover buku "Kisah-Kisah Aku & Ayah"


Apa sih yang dilakukan Fathimah ketika ia masih kecil?  Bagaimana perlakuan ayah Nabi Ibrahim ketika Ibrahim masih kecil?   Apa saja sih kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan ayah Hamka sehingga bisa membuat Hamka menjadi tokoh Islam Indonesia?

Buku ini cukup mengenalkan tokoh-tokoh Islam dari sisi pada masa kanak mereka dahulu.  Kebiasaan-kebiasaan Fathimah, putri Baginda Rasulullah,  pada masa kecilnya hingga dewasa. Selain itu juga ada kisah - kisah hubungan para nabi sebagai ayah dengan anak-anak mereka.  Bagaimana para ayah ini mendidik keimanan tauhid begitu mendalam kepada anak-anak kandungnya.

Tidak selalu para nabi ini diberikan anak yang soleh dan solehah,  selalu menuruti amanah ayahnya,  selalu mengikuti perjuangan dakwah sang ayah untuk membela agama Allah.  Namun, ada kalanya para ayah ini diberikan ujian berupa anak yang melawan perintah Allah.  Sebut saja kisah Habil- Qabil dan Ayah Adam,  juga kisah Kan'an dan Ayah Nuh.

Di buku ini juga menceritakan kehidupan para sahabat nabi dengan ayahnya, serta sahabat nabi sebagai ayah. Selain itu,  diceritakan juga salah satu tokoh Islam Indonesia dengan ayahnya. Kisah inilah yang menjadi kisah akhir di buku "Kisah-Kisah Aku dan Ayah".

Penyampaian kisah pada buku "Kisah-Kisah Aku dan Ayah" sangat ringkas dan sarat makna.  Pesan yang ingin disampaikan ke pembaca dapat tersalurkan dengan baik. Gambar-gambar pada tiap kisah sungguh menarik,  berwarna cerah,  dan dapat mengilustrasikan kisah yang disampaikan.


Cover belakang buku "Kisah-Kisah Aku & Ayah"

Bagi yang ingin menemukan tokoh yang pantas dijadikan idola bagi anak-anak kita,  buku ini bisa menjadi jawaban atau solusi.  Kita bisa mengenalkan bahwa untuk menjadi orang yang diterima di surga, kita harus sudah terbiasa melakukan hal-hal kebaikan sejak dini serta memenuhi diri dengan ilmu-ilmu Allah.  Selalu menomor-satukan perintah Allah serta berupaya terus melakukan amal soleh.

Buku ini baik dibaca oleh para orangtua,  guru,  siswa,  maupun ananda yang belum masuk usia sekolah.  Baik dijadikan materi berkisar ataupun dibaca bersama dengan si buah hati menjelang tidur. Karena buku ini bisa dijadikan hiburan maupun sumber inspirasi perjuangan anak -  anak kita di masa mendatang.  Amiin yaa Robbal'alamin...

Gunung Putri, 16 Oktober 2017
💖 Shinta Dewi Wijiarti 💖

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kan Ku Panjat Tebing Itu!

Nayla beraksi Hari itu adalah hari Sabtu.  Kebetulan Sabtu pagi itu kami semua tidak ada kegiatan belajar dan mengajar.  Akhirnya kami memutuskan untuk mencoba kegiatan rock climbing di Plaza Festival,  Jakarta.  Sudah lama aku tidak mengunjungi daerah itu.  Terakhir ke sana saat aku masih mengerjakan skripsi,  mencari bahan landasan teori di perpustakaan Soemantri. Itu sekitar 20-23 tahun yang lalu! 😱 😆 Sudah banyak perubahan yang terjadi di sekitar Kuningan, jalan H.R Rasuna Said.  Dengan mengendarai motor, kami celingak-celinguk mencari gedung Plaza Festival.  Tak lama, kami pun menemukannya.  Segera saja memutar balik arah motor menuju pintu masuknya lalu parkir. Terus terang,  suasana di belakang Plaza Festival tidak banyak berubah.  Beda sekali dengan tampak depannya.  😁  Kami pun langsung menemui salah seorang kenalan yang mengenalkan dengan kegiatan panjat tebing ini. Kami tiba di sana pk. 07.00....
BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Sepenggal Kisah Abdurrahman bin 'Auf

https://inspirasigirly.com/abdurahman-bin-auf-manusia-bertangan-emas-1/ ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN Jika saya sedang mengalami keterpurukan dalam usaha usaha saya, semangat down, maka saya selalu bermuhasabah diri dengan mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk. Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama. Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus. Semuanya bersyukur.. Alhamdulillah.. kurma yang dikhawatirkan tidak lak...