Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

Aku Cinta Batik!



Bangga deh jadi orang Indonesia. 😃💪
Indonesia itu luar biasa kaya, apalagi dari segi seni budayanya. Indonesia, dengan 34 propinsinya, memiliki hampir 2000 suku bangsa yang akibatnya Indonesia memiliki beragam bahasa daerah (hampir 300 bahasa) serta hasil budaya lainnya seperti makanan dan tekstil.

Setiap daerah memiliki ciri khas kesenian, makanan, juga hasil tekstil. Salah satunya yang kita kenal adalah batik. Berdasarkan bahasa, batik berasal dari bahasa Jawa, yakni ‘amba ’ yang artinya menulis dan ‘titik’ yang artinya titik.  Jadi dapat disimpulkan arti batik adalah menulis titik-titik hingga terbentuk suatu motif yang tidak hanya indah, namun juga bermakna.

Setiap motif pada batik memiliki makna tersendiri. Bahkan ada motif yang hanya digunakan oleh keluarga keraton saja. Hal ini menunjukkan bahwa begitu berartinya kain batik bagi masyarakat Jawa. Batik tidak hanya milik daerah Yogya saja, namun daerah-daerah lain di Pulau Jawa juga memiliki ciri khas batik masing-masing. Sebut saja Solo, Pekalongan, Cirebon, Sunda, hingga Betawi.

https://batikadinda.wordpress.com/2012/06/19/kain-batik-betawi/
https://batikadinda.wordpress.com/2012/06/19/kain-batik-betawi/


https://id.pinterest.com/pin/449374869040410541/?lp=true
Batik Pekalongan


https://www.bilaterals.org/?indonesia-raises-non-tariff&lang=en
Batik Yogyakarta

Adapun alat untuk membuat batik adalah malam (lilin batik panas) dan canting tulis atau canting cap untuk membuat motif pada kain. Proses membuat batik memakan waktu hingga berhari-hari dan melibatkan banyak orang. Oleh sebab itu, wajar saja, untuk batik yang berkualitas baik harganya eksklusif. 

https://plus.google.com/+Tuginothok/posts/Z5gKLGa9s69
Alat mbatik



http://www.pixoto.com/images-photography/people/street-and-candids/pengrajin-batik-35193650
Pengrajin Batik

Sekarang ini peminat batik sudah semakin banyak. Para pengrajin dan pengusaha batik pun melihat peluang ini, sehingga mereka memberikan batik cap untuk mempermudah kerja dan memperbanyak hasil cetak batik. Dampaknya, batik mudah didapatkan dengan harga yang sesuai, sehingga batik dapat digunakan untuk kegiatan informal. 

https://id.pinterest.com/pin/291115563388801747/?lp=true


Jadi, apakah Anda bangga memakai batik? 😍 😊


Sumber:


Day13
#TantanganOdop
#Onedayonepost
#ODOPBatch5

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kan Ku Panjat Tebing Itu!

Nayla beraksi Hari itu adalah hari Sabtu.  Kebetulan Sabtu pagi itu kami semua tidak ada kegiatan belajar dan mengajar.  Akhirnya kami memutuskan untuk mencoba kegiatan rock climbing di Plaza Festival,  Jakarta.  Sudah lama aku tidak mengunjungi daerah itu.  Terakhir ke sana saat aku masih mengerjakan skripsi,  mencari bahan landasan teori di perpustakaan Soemantri. Itu sekitar 20-23 tahun yang lalu! 😱 😆 Sudah banyak perubahan yang terjadi di sekitar Kuningan, jalan H.R Rasuna Said.  Dengan mengendarai motor, kami celingak-celinguk mencari gedung Plaza Festival.  Tak lama, kami pun menemukannya.  Segera saja memutar balik arah motor menuju pintu masuknya lalu parkir. Terus terang,  suasana di belakang Plaza Festival tidak banyak berubah.  Beda sekali dengan tampak depannya.  😁  Kami pun langsung menemui salah seorang kenalan yang mengenalkan dengan kegiatan panjat tebing ini. Kami tiba di sana pk. 07.00....
BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Sepenggal Kisah Abdurrahman bin 'Auf

https://inspirasigirly.com/abdurahman-bin-auf-manusia-bertangan-emas-1/ ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN Jika saya sedang mengalami keterpurukan dalam usaha usaha saya, semangat down, maka saya selalu bermuhasabah diri dengan mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk. Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama. Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus. Semuanya bersyukur.. Alhamdulillah.. kurma yang dikhawatirkan tidak lak...