Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

Aku Cinta Produk Indonesia : Tempe!

en.wikipedia.com
en.wikipedia.com

Apakah makanan khas Indonesia kesukaanmu?


Kalau aku, paling suka panganan khas Indonesia olahan dari tempe. Sukaaa...buanget 😆

Tempe mendoan,  orek tempe,  tempe goreng, tempe bakar,  kripik tempe,  tempe bacem,  dan lain-lain...  Pokoknya suka sekali. Kadang dimakan tanpa nasi.  Dicemilin sambil nonton tv 😅

Nah,  sekarang aku mau membahas mengenai tempe bacem. Tempe bacem ini adalah makanan khas Jawa Tengah. Kalau di Yogyakarta,  tempe bacem menjadi lauk pelengkap pada nasi gudeg khas Yogyakarta.

Kenapa dinamakan tempe bacem?
Apa sih arti bacem?
Bacem dalam bahasa Jawa artinya merendam dengan air gula dan bumbu-bumbu tertentu,  kemudian di masak hingga air habis. Yang bisa dibacem tidak hanya tempe,  tapi bisa juga tahu,  kentang,  daging ayam.  Tempe Bacem biasanya dimakan dengan nasi panas atau uli / jadah (ketan) yang hangat.

Tempe bacem favorit keluarga


Alhamdulilah, tempe bacem adalah salah satu makanan favorit keluargaku. Berhubung sulit membagi makanannya di sini,  jadi kubagi resepnya saja ya.  😄
Semoga kalian cocok dengan rasanya 😀

Bahan :
500gr  tempe,  potong agak tebal.
500 ml air putih / air kelapa.
20gr gula jawa (sesuai selera)
Asam jawa secukupnya.
2 sdm kecap manis.
1 ruas lengkuas,  dikeprek.
2 lbr daun salam.
Garam secukupnya.

Bumbu yang dihaluskan :
2 sdt ketumbar, sangrai.
2 kemiri sangrai.
5 siung bawang merah.
2 siung besar bawang putih.

Cara membuatnya :
Tumis bumbu halus dengan api sedang hingga wangi.  Masukkan lengkuas,  asam jawa,  gula jawa.  Aduk hingga tercium aromanya.  Kemudian masukkan air putih / air kelapa.  Tunggu hingga mendidih.  Lalu masukkan kecap manis dan garam,  lalu aduk lagi. Cicipi. Bila rasa sudah cukup,  masukkan tempe hingga terendam semuanya. Biarkan masak sampai air habis.
Setelah air habis, angkat tempe yang sudah di bacem tersebut kemudian goreng dalam minyak yang panas hingga tempe berwarna lebih coklat. Sajikan. 😊

Sungguh mudah membuatnya bukan? ☺️
Silahkan mencoba.
Saya tunggu komennya di sini. 🙂


Sumber :
http://mendoan-kebumen.blogspot.com/2015/12/sejarah-dan-asal-usul-tempe-di-indonesia.html?m=1
https://www.google.co.id/amp/m.republika.co.id/amp_version/ngf4ai#ampshare=http://republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/14/12/11/ngf4ai-ini-dia-sejarah-bacem-kuliner-asli-jawa


Day20
#TantanganODOP
#Onedayonepost
#ODOPbatch5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Zaki dan Sisi (Final)

Episode Terakhir Malam pun tiba. Rocky merebahkan dirinya di salah satu sudut ruangan.  Kali ini ia telah lengkap dengan baju kreasi Sisi beserta topinya.  Terus terang Rocky tidak suka dengan baju ini. Ia menjadi sulit bergerak. Mau makan susah, minum susah,  apalagi buang air besar. Itu lebih sulit lagi. Namun, Rocky sayang sama Sisi dan Zaki. Sehingga apapun yang diberikan untuknya, pasti ia terima dengan suka cita. Rocky ingin keluar, memanjat pohon jambu itu lagi.  Tapi baju ini benar-benar gak banget. Mengganggu keleluasaan bergerak.  "Ah sudahlah, kucoba saja," kata Rocky. Ia mulai berjalan ke dapur.  Dicari sudut tempat ia biasa lalu lalang. "Duh, muat gak ya?" pikir Rocky. Rocky pun mulai mencobanya. Mulailah ia memasuki lubang itu.  Kepala bisa lewat. Begitu juga satu kaki depannya, lalu dua. Kini kedua kaki depannya sudah berhasil melalui lubang.  Rocky terus mendorong tubuhnya hingga ke bagian belakang tubuhnya. Tiba-tiba......

5 Langkah Membentuk Personal Branding

  sumber foto: https://unsplash.com/s/photos/personal-branding Personal branding atau bisa disebut juga dengan “merek” diri. Maksudnya adalah kita ingin dikenal seperti apa. Orang lain mengenali kita sebagai sosok yang bagaimana. Apakah kita ingin dikenal sebagai seorang artis atau seorang yang senang jalan-jalan, seanng membaca buku, pembelajar, pendidik, pedagang, dan lain sebagainya? Semua itu dibentuk dari personal branding yang kita buat. Adapun manfaat yang kita dapatkan dari membuat personal branding adalah, ini merupakan salah satu cara memasarkan diri, terutama jika kita memiliki usaha berupa jasa sebagai sumber penghasilan. Seperti tadi yang telah saya sebutkan di awal. Jika kita berprofesi sebagai seorang artis atau ahli Kesehatan dan kita ingin dikenal sesuai dengan profesi tersebut, maka sebaiknya dalam keseharian kita, dalam kita berpendapat, ataupun nilai yang kita ambil, benar-benar menggambarkan profesi yang kita pilih. Bagaimana kita membentuk personal branding? s...