Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

Artikel Tentang ODOP


Sumber foto : www.pexels.com 
ODOP adalah singkatan dari One Day One Post. Didirikan oleh para pemerhati literasi Indonesia.  Fungsinya sebagai wadah belajar ketrampilan literasi,  wadah silaturahmi para peminat literasi,  serta wadah latihan pembiasaan menjadi seorang penulis.

Tujuan dibuatnya ODOP adalah sangat sederhana.  Tujuannya meregenerasi para pelaku literasi serta melestarikan budaya kebahasaan terutama Bahasa Indonesia.

Karena tujuannya adalah melatih mental menjadi seorang penulis profesional,  maka ketika saya memutuskan untuk bergabung di wadah ini,  tidak serta merta langsung diijinkan untuk bergabung. Ada beberapa kriteria yang harus ditunjukkan atau dilakukan oleh para peminat wadah ini.  Dua diantaranya yaitu menulis dengan batas waktu tertentu dan dengan kriteria tertentu.

Setelah berhasil melakukan itu semua, para admin ODOP akan mengumpulkan dalam satu grup. Pada grup tersebut disosialisasikan aturan main di ODOP ini. Anggota grup ini pun dipecah lagi menjadi beberapa grup untuk mempermudah pengawasan tugas,  pelatihan dan lain-lain.

Aturan main utama di ODOP adalah menyetor dan memposting 1 karya tulisnya di blog setiap harinya.  Oleh sebab itu grup ini dinamakan sesuai kegiatannya.  One Day One Post.  Bentuk karya tulisnya bebas,  namun setiap minggunya ada satu tantangan menulis yang ditentukan tema dan kriterianya.  Ini yang membuat kegiatan menulis ini semakin menarik. Belum lagi ada kegiatan bedah tulisan dari tiap peserta. Semakin berdebar-denar mengikuti setiap acaranya.

Saya pun awal ketika melihat ada penawaran untuk bergabung dengan kegiatan ini, ada sedikit rasa keraguan di dalam hati.  Saya butuh wadah seperti ini,  namun apa saya mampu menuntaskan setiap kegiatan yang diberi oleh wadah ODOP ini?

Namun,  saya pun memberanikan diri sekaligus meyakinkan diri bahwa saya pasti bisa melakukan setiap tantangan dan tugas yang diselenggarakan oleh ODOP. Dan ternyata...  Itu susah sekali,  teman-teman! 😭

Alhamdulillah,  sudah hampir sebulan saya mengikuti kegiatan ini. Sudah semakin bertambah pemahaman saya mengenai aturan literasi Bahasa Indonesia dibanding sebelumnya,  sudah bisa lebih rapi dalam membuat suatu karya tulis,  sudah lebih terkonsep.

Manfaat yang dapat saya ambil dengan mengikuti kegiatan ODOPBatch5 ini adalah:
1. Mempelajari kembali ilmu kaedah Bahasa Indonesia dan kali ini lebih aplikatif.
2. Bisa belajar berbagai macam bentuk karya tulis dari berbagai sumber hanya dengan menggerakkan ibu jari semata.  😁
3. Menjadi tahu bagaimana kinerja seorang penulis dan bagaimana sepak terjang berkarir sebagai penulis.
4. Selalu ada ide per hari untuk dijadikan tulisan,  meskipun  belum bisa mengeksekusi setiap harinya.
5. Menjadi peka lingkungan.  Senantiasa mengerahkan seluruh alat indera untuk mengamati,  menyimak,  kemudian menangkapnya menjadi suatu  tulisan.
6. Belajar,  belajar,  belajar,  semangat,  berkarya,  berkarya,  berkarya.  Selalu memikirkan hari ini saya sudah buat apa yang bisa dibagi ke banyak orang.

Ini barulah sebagian kecil dari manfaat mengikuti ODOP batch 5 yang saya rasakan.  Sebetulnya masih banyak lagi,  namun sulit sekali mengungkapkannya dalam kata-kata dan tulisan. Semoga semakin banyak grup-grup komunitas sedemikian rupa yang bisa melatih generasi penerus peminat literasi dan terus melestarikan literasi di Indonesia. Amiin yra 😊

Sumber foto : www.pexels.com 


Day 35
#TantanganODOPkelima
#Onedayonepost
#ODOPbatch5



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kan Ku Panjat Tebing Itu!

Nayla beraksi Hari itu adalah hari Sabtu.  Kebetulan Sabtu pagi itu kami semua tidak ada kegiatan belajar dan mengajar.  Akhirnya kami memutuskan untuk mencoba kegiatan rock climbing di Plaza Festival,  Jakarta.  Sudah lama aku tidak mengunjungi daerah itu.  Terakhir ke sana saat aku masih mengerjakan skripsi,  mencari bahan landasan teori di perpustakaan Soemantri. Itu sekitar 20-23 tahun yang lalu! 😱 😆 Sudah banyak perubahan yang terjadi di sekitar Kuningan, jalan H.R Rasuna Said.  Dengan mengendarai motor, kami celingak-celinguk mencari gedung Plaza Festival.  Tak lama, kami pun menemukannya.  Segera saja memutar balik arah motor menuju pintu masuknya lalu parkir. Terus terang,  suasana di belakang Plaza Festival tidak banyak berubah.  Beda sekali dengan tampak depannya.  😁  Kami pun langsung menemui salah seorang kenalan yang mengenalkan dengan kegiatan panjat tebing ini. Kami tiba di sana pk. 07.00....
BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Sepenggal Kisah Abdurrahman bin 'Auf

https://inspirasigirly.com/abdurahman-bin-auf-manusia-bertangan-emas-1/ ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN Jika saya sedang mengalami keterpurukan dalam usaha usaha saya, semangat down, maka saya selalu bermuhasabah diri dengan mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk. Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama. Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus. Semuanya bersyukur.. Alhamdulillah.. kurma yang dikhawatirkan tidak lak...