Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

Coklat nan Memikat

     ☕  🍩  🍫  🍮  ☕  🍩  🍫  🍮  ☕

Siapa yang di sini penggemar coklat?  😄
Saya suka sekali coklat.  Pake buangeett... 😆

Coklat dengan rasa dan aroma yang khas,  pahit dengan ada campuran manis yang lumer di mulut menimbulkan sensasi luar biasa saat mengkonsumsinya. Sangat cocok bila dijadikan minuman hangat untuk menemani saat menulis dikala turunnya hujan yang dingin.  Cieeeeee...   😍 😍 😍 😆

www.pexels.com
www.pexels.com


Tahukah kamu darimanakah coklat berasal?
Coklat berasal dari tanaman biji kakao dengan nama latin theobroma cacao. Tanaman ini diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon hingga Amerika Tengah, meliputi Meksiko Selatan.  Hal ini tampak adanya bukti sejarah yang menyatakan biji kokoa ini telah diolah menjadi minuman berkelas pada suku Maya dan minuman untuk para dewa di upacara keagamaan pada suku Aztek sekitar tahun 400 M.

Biji kokoa pada masa itu juga dijadikan mata uang oleh suku Aztek dan suku Maya.  Mereka menukar biji kokoa dengan alpukat,  ayam turkey,  dan barang mewah lainnya.  Suku Maya membawa biji kakao sebagai hadiah saat berkunjung ke istana Spanyol.

Selain rasanya yang menakjubkan,  ternyata coklat memiliki manfaat yang baik bagi tubuh kita. Ada kandungan zat antioksidan dalam coklat yakni flavonoid. Penelitian menunjukkan bila kita rutin mengkonsumsi coklat hitam dengan takaran 19 - 30gr per pekan,  zat ini mampu menurunkan kadar gula pada penderita diabetes,  meningkatkan aliran darah sehingga dapat mengurangi resiko serangan jantung dan meningkatkan daya ingat. Selain itu,  coklat juga dapat mengurangi stres.

www.pexels.com
www.pexels.com


Sekarang ini coklat telah diproduksi dengan berbagai varian.  Ada yang dicampur buah-buahan,  aneka kacang,  juga ditambahi pemanis buatan. Oleh sebab itu,  berhati-hatilah saat mengkonsumsi coklat. Teliti membaca tabel kandungan pada tiap kemasannya untuk menghindari salah konsumsi.

Selamat menikmati me time dengan secangkir coklat hangat.  😊

Sumber:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Cokelat
https://manfaat.co.id/manfaat-coklat

Day18
#TantanganODOP
#Onedayonepost
#ODOPbatch5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Zaki dan Sisi (Final)

Episode Terakhir Malam pun tiba. Rocky merebahkan dirinya di salah satu sudut ruangan.  Kali ini ia telah lengkap dengan baju kreasi Sisi beserta topinya.  Terus terang Rocky tidak suka dengan baju ini. Ia menjadi sulit bergerak. Mau makan susah, minum susah,  apalagi buang air besar. Itu lebih sulit lagi. Namun, Rocky sayang sama Sisi dan Zaki. Sehingga apapun yang diberikan untuknya, pasti ia terima dengan suka cita. Rocky ingin keluar, memanjat pohon jambu itu lagi.  Tapi baju ini benar-benar gak banget. Mengganggu keleluasaan bergerak.  "Ah sudahlah, kucoba saja," kata Rocky. Ia mulai berjalan ke dapur.  Dicari sudut tempat ia biasa lalu lalang. "Duh, muat gak ya?" pikir Rocky. Rocky pun mulai mencobanya. Mulailah ia memasuki lubang itu.  Kepala bisa lewat. Begitu juga satu kaki depannya, lalu dua. Kini kedua kaki depannya sudah berhasil melalui lubang.  Rocky terus mendorong tubuhnya hingga ke bagian belakang tubuhnya. Tiba-tiba......

5 Langkah Membentuk Personal Branding

  sumber foto: https://unsplash.com/s/photos/personal-branding Personal branding atau bisa disebut juga dengan “merek” diri. Maksudnya adalah kita ingin dikenal seperti apa. Orang lain mengenali kita sebagai sosok yang bagaimana. Apakah kita ingin dikenal sebagai seorang artis atau seorang yang senang jalan-jalan, seanng membaca buku, pembelajar, pendidik, pedagang, dan lain sebagainya? Semua itu dibentuk dari personal branding yang kita buat. Adapun manfaat yang kita dapatkan dari membuat personal branding adalah, ini merupakan salah satu cara memasarkan diri, terutama jika kita memiliki usaha berupa jasa sebagai sumber penghasilan. Seperti tadi yang telah saya sebutkan di awal. Jika kita berprofesi sebagai seorang artis atau ahli Kesehatan dan kita ingin dikenal sesuai dengan profesi tersebut, maka sebaiknya dalam keseharian kita, dalam kita berpendapat, ataupun nilai yang kita ambil, benar-benar menggambarkan profesi yang kita pilih. Bagaimana kita membentuk personal branding? s...