Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

5 Langkah Sukses Mengatasi Rasa Kantuk Saat Belajar di Kelas

www.pexels.com
Apakah kamu pernah merasa membuka mata itu sungguh berat dilakukan,  terutama pada jam-jam mata pelajaran tertentu?

Apakah kamu pernah merasa suara guru bagaikan nyanyian pengantar tidur? 😄

Wah... Saya yakin, pasti Anda adalah murid 'terfavorit' di kelas bahkan di sekolah. 😆
Semua guru pasti selalu menyebut nama Anda,  ketika bertemu Anda.

Well, yuk lepaskan prestasi yang tak membanggakan ini dan biarkan para guru terus menerus mendoakan kebaikan Anda sepanjang hidupnya dengan melakukan langkah berikut.

1. Disiplin menghindari tidur larut malam,  apalagi begadang.

Ingat, begadang bukan diperuntukkan untuk usia sekolah. Begadang diperuntukkan untuk usia mahasiswa semester akhir ke atas.

Rutinlah untuk tidur di awal waktu,  tepatnya setelah selesai sholat isya,  yakni pk. 20.00.

Hindari nonton sebelum tidur,  apalagi main HP. Sebaiknya baca buku pelajaran,  buku motivasi,  atau baca Al Qur'an menjelang tidur.

Jangan lupa berdoa sebelum tidur, agar tidurnya nyenyak dan dapat bangun segar keesokkan harinya.

2.  Disiplin bangun pagi setiap pukul 4.30.

Bila belum terbiasa bangun pagi,  sebaiknya siapkan jam weker dengan dering yang keras di atas meja belajar,  jauh dari tempat tidur.

Segeralah bangun,  boleh memegang dulu,  kemudian ambil wudhu,  sholat subuh,  lalu mandi dengan air dingin.

3. Jangan pernah tinggal sarapan.
Setelah memakai seragam sekolah & isi tas sekolah sudah rapi,  segera sarapan.

Bantu ayah ibu menyiapkan sarapan dan bekal sekolah.
Bantu adik juga mempersiapkan peralatan sekolahnya.

Ingat! Sarapan pagi tidak perlu banyak.  Namun yang penting adalah cukup. Cukup untuk tenaga berangkat sekolah dan belajar pada jam pertama.

4. Sebelum berangkat sekolah,  minta restu pada ayah dan ibu.
Minta doanya agar selamat di perjalanan,  mudah memahami ilmu yang disampaikan,  dan tentu saja tak mengantuk selama belajar. 😊

5. Setiba di sekolah, langsung senyum,  sapa,  salam pada semua penduduk sekolah.
Setelah memberi salam pada guru,  jangan lupa minta doanya agar bisa lebih khusuk saat belajar.

Jika setelah melaksanakan langkah ini Anda masih mengantuk,  silahkan berwudhu di setiap sebelum memulai pelajaran. 😁

Semoga langkah-langkah mudah ini dapat mengantar Anda semua yang membacanya menjadi murid berprestasi kebanggaan guru,  orangtua,  dan negara.

Apakah Anda berani mencobanya? 😃

Day 40
#TantanganODOP
#Onedayonepost
#ODOPbatch5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Zaki dan Sisi (Final)

Episode Terakhir Malam pun tiba. Rocky merebahkan dirinya di salah satu sudut ruangan.  Kali ini ia telah lengkap dengan baju kreasi Sisi beserta topinya.  Terus terang Rocky tidak suka dengan baju ini. Ia menjadi sulit bergerak. Mau makan susah, minum susah,  apalagi buang air besar. Itu lebih sulit lagi. Namun, Rocky sayang sama Sisi dan Zaki. Sehingga apapun yang diberikan untuknya, pasti ia terima dengan suka cita. Rocky ingin keluar, memanjat pohon jambu itu lagi.  Tapi baju ini benar-benar gak banget. Mengganggu keleluasaan bergerak.  "Ah sudahlah, kucoba saja," kata Rocky. Ia mulai berjalan ke dapur.  Dicari sudut tempat ia biasa lalu lalang. "Duh, muat gak ya?" pikir Rocky. Rocky pun mulai mencobanya. Mulailah ia memasuki lubang itu.  Kepala bisa lewat. Begitu juga satu kaki depannya, lalu dua. Kini kedua kaki depannya sudah berhasil melalui lubang.  Rocky terus mendorong tubuhnya hingga ke bagian belakang tubuhnya. Tiba-tiba......

5 Langkah Membentuk Personal Branding

  sumber foto: https://unsplash.com/s/photos/personal-branding Personal branding atau bisa disebut juga dengan “merek” diri. Maksudnya adalah kita ingin dikenal seperti apa. Orang lain mengenali kita sebagai sosok yang bagaimana. Apakah kita ingin dikenal sebagai seorang artis atau seorang yang senang jalan-jalan, seanng membaca buku, pembelajar, pendidik, pedagang, dan lain sebagainya? Semua itu dibentuk dari personal branding yang kita buat. Adapun manfaat yang kita dapatkan dari membuat personal branding adalah, ini merupakan salah satu cara memasarkan diri, terutama jika kita memiliki usaha berupa jasa sebagai sumber penghasilan. Seperti tadi yang telah saya sebutkan di awal. Jika kita berprofesi sebagai seorang artis atau ahli Kesehatan dan kita ingin dikenal sesuai dengan profesi tersebut, maka sebaiknya dalam keseharian kita, dalam kita berpendapat, ataupun nilai yang kita ambil, benar-benar menggambarkan profesi yang kita pilih. Bagaimana kita membentuk personal branding? s...