Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

Lakukan 5 Langkah Ini untuk Menarik Minat Baca Anak

Sumber foto : www.pexels.com

Tahukah Anda, kebiasaan membaca dapat memperpanjang usia?


Sudah ada penelitian yang menunjukkan bahwa dengan membaca selama 30 menit per hari atau sekitar 3,5 jam per minggu akan memperpanjang  usia kita.

Membaca akan meningkatkan daya kognitif kita sehingga kemampuan dan ketahanan daya hidup kita pun akan meningkat. Kemampuan menalar,  berpikir kritis,  konsentrasi,  serta kemampuan berempati dengan lingkungan sekitar juga semakin terlatih dengan kebiasaan membaca ini.

Namun,  meskipun manfaat membaca sangat baik bagi kesehatan manusia, di Indonesia sendiri,  minat baca tidak besar seperti pada negara-negara lain. Hal ini bisa dikarenakan daya beli masyarakat tidak sesuai dengan harga buku yang ditawarkan di pasaran,  kurangnya fasilitas perpustakaan,  serta kurangnya motivasi dari orang dewasa terutama orang tua.

Oleh sebab itu,  sebaiknya kita melakukan 5 langkah mudah ini untuk menarik minat membaca pada anak.
1. Sediakanlah buku-buku anak dalam jangkauan mereka. Permudah mereka untuk membaca buku dan mengatasi rasa ingin tahu mereka melalui buku.

2. Orang tua menyediakan waktu khusus untuk membaca bersama dengan anak. Hal ini juga akan meningkatkan hubungan psikologis antara anak dengan ayah / ibunya.

3. Orangtua membuat jadwal rutin untuk berkunjung ke perpustakaan atau ke toko buku, kemudian beri kebebasan pada Ananda untuk memilih buku kesukaannya.

4. Perhatikan hobi Ananda. Sesuaikan buku-buku dengan minat anak Anda.

5. Pilihlah buku yang menarik,  banyak gambar yang mengedukasi,  dengan tulisan singkat sehingga Ananda mudah memahami isi pesan dari bacaan tersebut.

Bila bukan kita,  para orang tua, yang memunculkan dan meningkatkan minat baca pada anak,  siapa lagi?

Sumber
http://wap.mi.baca.co.id/19278756?origin=relative&pageId=e702fb27-114b-4e43-af3d-dfe0f7944442&PageIndex=0#list
http://wap.mi.baca.co.id/19457258?origin=relative&pageId=217e733c-26e9-4077-9f6f-9beeb87a888b&PageIndex=3#list

Day 55
#TantanganODOP
#Onedayonepost
#ODOPbatch5

Komentar

  1. aku setuju banget. kalo menurut aku harga buku di pasaran indonesia sedikit mahal atau kurang sesuai dengan penghasilan rata rata orang indo. kampanye membaca sejak dini harus di canangkan pemerintah nih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kan Ku Panjat Tebing Itu!

Nayla beraksi Hari itu adalah hari Sabtu.  Kebetulan Sabtu pagi itu kami semua tidak ada kegiatan belajar dan mengajar.  Akhirnya kami memutuskan untuk mencoba kegiatan rock climbing di Plaza Festival,  Jakarta.  Sudah lama aku tidak mengunjungi daerah itu.  Terakhir ke sana saat aku masih mengerjakan skripsi,  mencari bahan landasan teori di perpustakaan Soemantri. Itu sekitar 20-23 tahun yang lalu! 😱 😆 Sudah banyak perubahan yang terjadi di sekitar Kuningan, jalan H.R Rasuna Said.  Dengan mengendarai motor, kami celingak-celinguk mencari gedung Plaza Festival.  Tak lama, kami pun menemukannya.  Segera saja memutar balik arah motor menuju pintu masuknya lalu parkir. Terus terang,  suasana di belakang Plaza Festival tidak banyak berubah.  Beda sekali dengan tampak depannya.  😁  Kami pun langsung menemui salah seorang kenalan yang mengenalkan dengan kegiatan panjat tebing ini. Kami tiba di sana pk. 07.00....
BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Sepenggal Kisah Abdurrahman bin 'Auf

https://inspirasigirly.com/abdurahman-bin-auf-manusia-bertangan-emas-1/ ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN Jika saya sedang mengalami keterpurukan dalam usaha usaha saya, semangat down, maka saya selalu bermuhasabah diri dengan mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk. Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama. Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus. Semuanya bersyukur.. Alhamdulillah.. kurma yang dikhawatirkan tidak lak...