Langsung ke konten utama

Ulasan “Aleph” Karya Paulo Coelho

  Identitas Buku  Judul: Aleph Penulis: Paulo Coelho Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2013 Jumlah halaman: 302 halaman. Cerita Singkat Sudut pandang tokoh utama ada penulis sendiri. Di sini penulis menceritakan pengelamannya melakukan perjalanan sejauh 9.288 km, yakni perjalanan melaui jalur kereta api Trans-Siberia, dari Moscow menuju Vladivostok. Penulis melakukan perjalanan bersama orang-orang yang bekerja dengan dirinya penerbit dan editor. Selain itu, ia juga mengajak orang lain yang ia kenal baru saja saat memulia perjalanan tersebut. Sebetulnya perjalanan ini telah dilakukan penulis sebelumnya. Namun, ia melakukan lagi dengan misi untuk menemukan aleph, energi dari kerajaannya sendiri. Di sini penulis menceritakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, orang-orang yang pernah ia temui dan kenali, hingga pengalaman-pengalaman baik pahit maupun menyenangkan yang ia alami. Hal ini semua ia lakukan untuk menemukan aleph. Keunggulan Novel Penulis benar-benar...

4 Dasar Motivasi Ngeblog




Sudah sepekan berlalu menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah yang dikenal dengan singkatan MPLS, bersama siswa-siswi sekolah dasar. Sedangkan saya masih menjalani MPLB, masa pengenalan lingkungan blogger. Sejauh ini sudah masuk penyelesaian tugas ketiga. Masih semangat dan akan terus semangat belajar hal baru.

     Kenal pertama kali tentang blog saat mulai marak penggunaan internet. Website mulai menjamur, kegiatan searching dan browsing informasi di media tersebut mulai menjadi kebutuhan. Awal hanya sebagai penikmat konten-konten dari aneka website. Mulai tentang masak, info-info tempat wisata, kesehatan, sampai mengenai artikel-artikel ilmu pengetahuan yang bisa kita pakai sebagai bahan karya tulis ilmiah. 

     Pada awalnya, saat mencari informasi atau data-data untuk tulisan ilmiah, kita perlu pergi ke perpustakaan atau ke toko buku. Sekarang, hanya dengan menuliskan kata kunci yang ingin kita ketahui di kolom searching google, semua data yang kita perlukan langsung muncul, tanpa harus pergi jauh-jauh ke perpustakaan. Semuanya dalam hitungan detik dan dalam jangkauan kita.

     Semua orang bisa menuliskan pengetahuannya, berbagi pengalamannya, kepada seluruh masyarakat yang membutuhkannya. Semua orang bisa menyampaikan ide-ide, inspirasi, karya tulisan, tanpa ada batasan lagi. Hal ini lah yang menarik bagi saya. Menyimpan rekam tulis yang telah kita ciptakan dan mungkin saja bermanfaat bagi orang lain yang membacanya.

     Media informasi digital semakin meningkatkan kualitas tampilan dan layanannya agar semakin tepat guna dan ramah pada pembacanya. Banyak fitur-fitur menarik yang bisa menggugah pembaca sehingga memberikan umpan balik positif kepada pembuat konten. Belum lagi adanya perusahaan-perusahaan yang juga menggunakan media ini untuk branding sehingga semakin memperluas kegunaannya.

     Kebutuhan masyarakat akan media massa digital ini mendorong saya untuk mempelajarinya lebih jauh lagi. Saya melihat dengan blog kita bisa mengembangkan diri sekaligus menebar manfaat kepada masyarakat luas. Berikut garis besarnya yang memotivasi saya mendalami blog:

1. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya - Ali bin Abi Thalib.
     Media blog sebagai wadah latihan menulis bagi saya. Kegiatan menulis sudah saya lakukan sejak usia sekolah hingga kini. Namun selama ini menulisnya di buku tulis. Ini ada kelemahannya. Buku bisa ada resiko basah, robek, ketinggalan, lupa taruh di mana, kebawa teman, dan lain-lain. 
     Menulis di blog lebih nyaman. Menulis bisa dikerjakan melalui gawai, bisa juga dengan PC, dan pencatatan bisa dilakukan kapan pun. Selain itu, bila kita memerlukan informasi tambahan dalam bahan tulisan kita, kita bisa langsung melengkapinya melalui gawai tersebut.
Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-vector/global-data-security-personal-data-security-cyber-data-security-online-concept-illustration-internet-security-information-privacy-protection_12953573.htm#query=information%20system&position=3&from_view=keyword&track=ais

2. If you want to change the world, pick up your pen and write - Martin Luther
     Begitu banyak rasa dan kejadian yang kita alami seoanjang hidup kita. Ada hal yang membuat kita bahagia hingga tertawa terbahak-bahak di luar sana. Ada hal yang membuat kita sedih hingga mampu menarik diri dari sekitar kita. Ada hal yang kita anggap luar biasa hingga patut kita sebar luaskan ke masyarakat. Ada hal yang kita anggap remeh, namun ternyata hal yang demikian bermakna bagi orang-orang di luar sana. 
     Kita tidak pernah tahu apakah apa yang kita alami dan rasakan bisa memberikan hal dasyat di luar sana. Tapi saya meyakini, setiap kebaikan uang kita alami dan rasakan sebaiknya disebarkan agar orang lain pun mendapatkan manfaat yang sama seperti yang kita dapatkan. 
     Bagi saya, blog bisa menjadi wadah dakwah. Menyebar ilmu Allah, meneruskan ajaran Rasulullah, perjuangannya, serta mengajak melakukan kebaikan lainnya akan menjadi hal mudah dilakukan jika kita memang berniat menyebarkan kebaikan melalui tulisan karena Allah SWT. Blog dapat mewadahi tujuan-tujuan tersebut.

3. Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi - HR Bukhari
     Di era digital ini, kegiatan silaturahmi semakin mudah. Dengan adanya WhatsApp, telegram, Facebook, Instagram, selain itu ada email dan SMS,jarak dan waktu sudah tidak menjadi penghalang untuk saling berkomunikasi. Begitu pula dengan blog. Diawali dari saling memberikan komen, saran, ataupun like,yang bisa berkembang menjadi pembaca setia blog tersebut.
     Jangkauan blog begitu luas, sehingga kita dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda domisili dengan kita. Dengan blog, kita bisa mejalin silaturahmi dengan cara saling bertukar informasi,saling berkenalan, berkomunikasi, ataupun sekedar bertegur sapa.

Sumber gambar: https://www.shutterstock.com/image-vector/set-cartoon-people-using-internet-connection-293056124

4. Ada Padang ada belalang, ada air ada pula ikan.
     Kita tidak pernah menyangka datangnya rezeki dari mana. Allah sudah menetapkan di setiap tempat, di setiap usaha yang kita lakukan pastilah akan mendapatkan imbalan. Imbalan ataupun rezeki yang didapat bisa berupa finansial, pertemanan, dan ilmu pengetahuan.
     Keberkahan dari setiap rezeki yang datang selalu diharapkan. Keletihan dalam belajar, berdiskusi, serta berusaha selalu diimpikan kebermanfaatannya. Teman-teman yang saling menduking dalam komunitas didampingi mentor yang senantiasa komunikatif dan membantu, itu pun sudah menjadi rezeki yang tak terhingga. Apalagi bila itu semua didapatkan dan ditambah dengan rezeki finansial yang membantu meringankan kebutuhan hidup,pasti menjadi anugerah yang tak terkirakan.

     Mengikuti kegiatan odopbloggersquad menempa kita untuk menjadi blogger yang benar-benar baik dan bermanfaat. Berkumpul dengan para tutor yang informatif serta teman-teman komunitas yang positif, menambah semangat untuk meningkatkan kualitas diri di zaman era digital ini. Mempelajari rambu-rambu ketika berjuang di dunia maya, ranah-ranah teknis yang harus di up-grade, kesulitan-kesulitan yag harus dilalui, menjadi tantangan tersendiri. Semoga Allah mudahkan segalanya dan memberikan petunjuk yang terbaik baik kita semua. Aamiin allahumma aamiin.
 
Sumber gambar:  https://www.shutterstock.com/image-vector/love-social-media-vector-concept-heart-222759481

#obs2023
#odopbloggersquad
  














Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kan Ku Panjat Tebing Itu!

Nayla beraksi Hari itu adalah hari Sabtu.  Kebetulan Sabtu pagi itu kami semua tidak ada kegiatan belajar dan mengajar.  Akhirnya kami memutuskan untuk mencoba kegiatan rock climbing di Plaza Festival,  Jakarta.  Sudah lama aku tidak mengunjungi daerah itu.  Terakhir ke sana saat aku masih mengerjakan skripsi,  mencari bahan landasan teori di perpustakaan Soemantri. Itu sekitar 20-23 tahun yang lalu! 😱 😆 Sudah banyak perubahan yang terjadi di sekitar Kuningan, jalan H.R Rasuna Said.  Dengan mengendarai motor, kami celingak-celinguk mencari gedung Plaza Festival.  Tak lama, kami pun menemukannya.  Segera saja memutar balik arah motor menuju pintu masuknya lalu parkir. Terus terang,  suasana di belakang Plaza Festival tidak banyak berubah.  Beda sekali dengan tampak depannya.  😁  Kami pun langsung menemui salah seorang kenalan yang mengenalkan dengan kegiatan panjat tebing ini. Kami tiba di sana pk. 07.00....
BUKBER      Tergesa-gesa aku menuju rumah. Hari sudah sore. Sebentar lagi bedug tiba. Namun karena keterbatasan memori dan padatnya kegiatan selama seminggu ini, aku telah melupakan acara yang telah dinanti-nanti selama beberapa minggu ini. Sore ini aku dan mantan kawan-kawan SMA akan melakukan reuni bersama, sambil berbuka puasa tentunya, setelah lima tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.       Tiba -tiba, entah dari mana, dan bagaimana, Silvia menghubungi ketika aku tengah tenggelam dalam lautan silabus, RPP, LPJ, serta meeting Ramadhan Camp. Sempat berusaha keras untuk menyingat sosok Silvia yang berkata-kata dengan penuh semangat diujung telepon sana tiga minggu yang lalu. Dia menceritakan betapa susahnya menemukan nomor kontakku. Bertanya sana sini hingga membongkar aneka media sosial yang sedang in saat ini hingga yang jadul yang hanya diketahui oleh  orang-orang kelahiran tahun tertentu.   Alhamdulillah...kini ia be...

Sepenggal Kisah Abdurrahman bin 'Auf

https://inspirasigirly.com/abdurahman-bin-auf-manusia-bertangan-emas-1/ ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN Jika saya sedang mengalami keterpurukan dalam usaha usaha saya, semangat down, maka saya selalu bermuhasabah diri dengan mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk. Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama. Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus. Semuanya bersyukur.. Alhamdulillah.. kurma yang dikhawatirkan tidak lak...